Agile Development Methods

Rezapahlevi/ February 27, 2019/ Uncategorized/ 0 comments

Agile development methods merupakan salah satu dari Metodologi pengembangan perangkat lunak yang digunakan dalam pengembangan perangkat lunak. Agile memiliki pengertian bersifat cepat, ringan, bebas bergerak, dan waspada. Sehingga saat membuat perangkat lunak dengan menggunakan agile development methods diperlukan inovasi dan responsibiliti yang baik antara tim pengembang dan klien agar kualitas dari perangkat lunak yang dihasilkan bagus dan kelincahan dari tim seimbang.

Dalam mengerjakan proyek Bersama tim sangatlah penting untuk menentukan metodologi dan proses pengem bangan perangkat lunak yang digunakan. Metodologi pengembangan perangkat lunak sendiri adalah metodologi yang digunakan untuk membuat struktur,rencana, dan control pengerjaan suatu proyek, sedagkan proses pengembangan perangkat lunak adalah model dan metodologi yang digunakan dalam membangun sebuah perangkat lunak. Ada beberapa model metodologi pengembangan perangkat lunak diantaranya : waterfall, fountain, spiral, rapid, prototyping, incremental, build & fix, dan synchronize & stabilize. Dan terdapat juga enam langkah yang digunakan metodologi pengembangan perangkat lunak, diantaranya :

  • Perencanaan, disini pengembang beserta klien membuat rancangan kebutuhan dari perangkat lunak yang akan dibuat.
  • Implementasi, proses dimana programmer melakukan pengkodean perangkat lunak yang akan dibangun.
  • Tes perangkat lunak, disini perangkat lunak yang telah dibuat akan dites agar ketika bug ditemukan akan langsung diperbaiki supaya kualitas aplikasi terjaga.
  • Dokumentasi, proses dokumentasi disini untuk mempermudah maintenance kedepannya.
  • Deployment, proses untuk menguji kualitas system perangkat lunak yang dibangun, setelah system memenuhi syarat maka perangkat lunak siap dideployment.
  • Pemeliharaan, pemeliharaan ini sangatlah penting agar perangkat lunak dipelihara secara berkala, karena tidak ada perangkat lunak yang 100% bebas dari bug.

Menurut Agile Alliance, terdapat 12 prinsip yang harus dipenuhi bagi mereka yang ingin berhasil dalam penerapan Agile Software Development. Prinsip-prinsip tersebut antara lain :

  1. Kepuasan klien adalah prioritas utama dengan menghasilkan produk lebih awal dan terus menerus.
  2. Menerima perubahan kebutuhan, sekalipun diakhir pengembangan.
  3. Penyerahan hasil/software dalam hitungan waktu dua minggu sampai dua bulan.
  4. Bagian bisnis dan pembangun kerja sama tiap hari selama proyek berlangsung.
  5. Membangun proyek dilingkungan orang-orang yang bermotivasi tinggi yang bekerja dalam lingkungan yang mendukung dan yang dipercaya untuk dapat menyelesaikan proyek.
  6. Komunikasi dengan berhadapan langsung adalah komunikasi yang efektif dan efisien.
  7. Software yang berfungsi adalah ukuran utama dari kemajuan proyek.
  8. Dukungan yang stabil dari sponsor, pembangun, dan pengguna diperlukan untuk menjaga perkembangan yang berkesinambungan.
  9. Perhatian kepada kehebatan teknis dan desain yang bagus meningkatkan sifat agile.
  10. Kesederhanaan sangat penting.
  11. Arsitek. Kebutuhan dan desain yang bagus muncul dari tim yang mengatur dirinya sendiri.
  12. Secara periodik tim evaluasi diri dan mencari cara untuk lebih efektif dan segera melakukannya.

Kelebihan Agile development antara lain :

  • Meningkatkan kepuasan kepada klien
  • Pembangunan system dibuat lebih cepat
  • Mengurangi resiko kegagalan implementasi software dari segi non-teknis
  • Jika pada saat pembangunan¬†¬† system terjadi kegagalan,kerugian dari segi materi relative kecil.
Share this Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*